Pengaruh Globalisasi Terhadap Perilaku Remaja


   Globalisasi merupakan suatu proses dari gagasan yang dimunculkan kemudian ditawarkan untuk diikuti oleh bangsa lain yang akhirnya sampai pada suatu titik kesepakatan bersama dan menjadi pedoman bersama bagi bangsa-bangsa di seluruh dunia. Globalisasi ini memiliki dampak positif dan dampak negatif .

   Dampak Positif pengaruh Globalisasi. Dampak positif dari globalisasi ini sangat baik untuk ditiru oleh para remaja saat ini. Beberapa di antaranya adalah sebagai berikut:
1.) Remaja akan lebih mudah mendapatkan informasi.
2.) Remaja dapat memperoleh pengetahuan lebih mudah dan cepat.
3.) Remaja akan lebih cepat berkembang dlm menghadapi teknologi yg terus berkembang.

   Sedangkan Dampak negatif dari globalisasi. Dampak ini buruk bagi perkembangan remaja saat ini. Dampaknya adalah sebagai berikut :
1.) Terserang pengaruh sms atau chat pada internet.
2.) Terserang pengaruh pornograpi dan pornoaksi yang banyak menyebar dari perkembangan teknologi.
3.) Karena remaja berkembang terlalu cepat, maka remaja cepat dewasanya.



   Dampak negatif dari globalisai ini salah satunya adalah kelakuan remaja yang kian memburuk pada saat ini berdampak pada kelakuan remaja yang sangat memprihatinkan pada saat ini.

   Di Zaman Globalisasi saat ini banyak pengaruh yang mempengaruhi remaja. Sebagai remaja yang baik kita harus memanfaatkan alat-alat /teknologi yang sudah canggih sehingga mampu menguasainya. Indonesia adalah negara yang masyarakatnya mempunyai etika yang baik. Tapi saat ini banyak sekali remaja yang tidak sopan, tidak menghormati orang yang lebih tua darinya. Mungkin itu adalah pengaruh negatif dari Globalisasi. Dan itu menyebabkan pergaulan bebas, narkoba, dll.

   Hal-hal itulah yang harus kita hindari. Tapi kita juga tidak boleh menyalahkan adanya zaman globalisasi, karena jika tidak ada zaman globalisasi kita tidak akan mengenal alat - alat komunikasi yang canggih. Nilai moral bangsa dinilai dari etika masyarakatnya. Jadi, jika ingin mempunyai nilai moral bangsa yang baik kita harus menjaga etika. Gunakan slogan " Jika ingin dihormati, Hormatilah orang lain." Agar kita sopan terhadap orang lain. Jadi, kita dianggap bangsa yang berbudi baik dimata bangsa lain. Etika seharusnya diajarkan sejak dini oleh orang tuanya. Anak biasanya menirukan kegiatan orang tuanya,maka dari itu orang tua seharusnya melakukan kegiatan yang mampu memberikan arti etika baik. Dan mampu dimengerti oleh si anak.

   Dampak positif dari globalisasi adalah adanya suatu perubahan menuju masyarakat yang lebih maju, lebih modern, lebih beradab, misalnya kemajuan teknologi... teknologi berkembang sangat pesat dan itu membuat masyarakat khususnya remaja punya kelebihan-kelebihan atau ketrampilan-ketrampilan yang lebih di bidang teknologi, contoh yang nyata adalah perkembangan internet... internet membuat kita bisa lebih cepat mengakses informasi di seluruh dunia, dan kemudahan-kemudahan lainnya.

   Namun disisi lain ada dampak negatif dari perkembangan teknilogi ini (kita ambil skala kecil perkembangan internet), dampak negatifnya membuat kita jadi malas dan terkadang membuang waktu percuma, hanya senang berada di depan komputer berjam-jam, malas untuk bermain(bersosialisasi) dengan orang lain... dan hal itu bisa membuat perkembangan sosialisasi (khususnya remaja) tidak baik, karena akan menimbulkan keegoisan (tidak mau bekerja sama dengan orang lain),dsb

   Adapun sikap pelajar terhadap pengaruh globalisasi pada zaman ini sangat memprihatinkan. Sikap remaja yang memprihatinkan ini seharusnya dibenahi dalam perilaku. sikap remaja terhadap globalisasi yang diterapkan pada saat ini adalah sebagai berikut :
  1. Memiliki rasa tertarik dan peduli terhadap kejadian-kejadian dan kegiatan pada masyarakat lokal, nasional maupun global.
  2. Secara aktif mencari dan menyimpan informasi yang bersifat dunia.
  3. Bersifat terbuka dan mau menerima setiap pembaruan yang konstruktif.
  4. Mempu menyeleksi informasi yang disesuaikan dengan kebutuhan dan kondisi sosial budaya masyarakat kita.
  5. Bersikap arif dan bijaksana terhadap isu-isu global yang berkembang di tengah masyarakat dengan mengendalikan diri untuk tidak melakukan perbuatan-perbuatan tercela atau yang melanggar norma-norma dalam masyarakat.
  6. Selalu belajar dengan tekun, rajin dan bersungguh-sungguh dengan berupaya untuk meningkatkan keterampilan, serta pengetahuan informasi dan teknologi sehingga kelak dapat menjadi SDM yang handal untuk kemajuan negaranya.
   Sumber dari kehidupan remaja di jaman sekarang dan perbamdingan kehidupan pada jaman dahulu dan sekarang.

  1.) Majunya teknologi yang pesat.
     Majunya perkembangan Handphone yang begitu canggih, seperti Android yang sedang populer di kalangan masyarakat. Komputer yang semakin lama semakin maju, yang membuat pengguna komputer menjadi bisa membuat sesuatu dengan komputer itu, dan komputer oleh kalangan yang salah di pakai untuk menyimpan data-data, film-film, dan sesuatu yang negativ, seperti pengeditan foto yang semakin lama, semakin canggih, orang yang suka usil bisa memakai keahlian mengedit foto untuk hal hal yang buruk seperti membuat foto dengan kepala artis yang sedang populer dengan mengganti bagian tubuhnya dengan gambar-gambar yang seronok, dan ada lagi bagi pengguna koimputer yang keahlianya malah menjadi negatif, seperti membuat virus-virus komputer dari yang biasa-biasa saja hingga yang sangat fatal.


2.) Pergaulan bebas.
   Rata-rata anak remaja jaman sekarang itu ingin bergaul dengan siapa saja, dimana saja, dan kapan saja, sehingga ia terjerumus kedalam pergaulan itu, yang paling gampang itu biasanya bagi para laki-laki itu salah satunya adalah “ROKOK”, karena mudah di dapat dan kebanyakan orang laki-laki yang suka berkupul di sauatu tempat menghisap rokok. Lalu bagi para perempuan biasanya ia tidak mau gengsi terhadap lawan jenis atau teman yang di anggap saingannya, ia ingin tampil di depan lelaki untuk menarik perhatian, sehingga terlewat batas dan di lihat oleh orang dengan negative, gengsi dengan teman sejenis biasanya dari barang barang yang di pakainya, dia tidak ingin kalah oleh temannya itu sehingga menjadi saingan / saling memamer.


3.) Keluarga yang terlalu memanjakan.
   Remaja kini tidak berfikir panjang, contohnya kita kecil hingga SMA akhir kita masih bergantung pada orang tua, apakah kita tidak malu apabila kita sudah dewasa dan belum bisa menghasilkan uang sendiri atau masih meminta uang jajan atau sehari-hari kepada orang tua, sedangkan orangtua kita kerja keras hanya ingin membuat kita senang ? dan kita tidak tau semua yang di lakukan orang tua selama masih ada? Mulai dari sekarang kita harus hidup mandiri, karena kalau kita hidup royal dan suatu saat kita di tinggal oleh orang tua kita, kita sudah siap untuk menghadapi hidup tanpa biaya orang tua dan lain sebagainya.

     Ada pun beberapa faktor yang menyebabkan penyimpangan perilaku  pada remaja, yaitu sebagai berikut:

A. Faktor internal

- Krisis identitas.
   Perubahan biologis dan sosiologis pada diri remaja memungkinkan terjadinya dua bentuk integrasi. Pertama, terbentuknya perasaan akan konsistensi dalam kehidupannya. Kedua, tercapainya identitas peran. Kenakalan ramaja terjadi karena remaja gagal mencapai masa integrasi kedua.

- Kontrol diri yang lemah.       
   Remaja yang tidak bisa mempelajari dan membedakan tingkah laku yang dapat diterima dengan yang tidak dapat diterima akan terseret pada perilaku ‘Nakal’. Begitupun bagi mereka yang telah mengetahui perbedaan dua tingkah laku tersebut, namun tidak bisa mengembangkan kontrol diri untuk bertingkah laku sesuai dengan pengetahuannya.

B. Faktor eksternal

   Antar anggota keluarga bisa memicu perilaku negatif pada remaja. Pendidikan yang salah di keluarga pun, seperti terlalu memanjakan anak, tidak memberikan pendidikan agama, atau penolakan terhadap eksistensi anak, bisa menjadi penyebab terjadinya kenakalan Keluarga dan Perceraian orangtua, tidak adanya komunikasi antar anggota keluarga, atau perselisihan remaja.


   Jadi adanya kehadiran globalisasi tentunya membawa pengaruh bagi kehidupan suatu negara termasuk Indonesia. Pengaruh tersebut meliputi dua sisi yaitu pengaruh positif dan pengaruh negatif. Dampak-dampak pengaruh globalisasi tersebut kita kembalikan kepada diri kita sendiri sebagai generasi muda Indonesia agar tetap menjaga etika dan budaya, agar kita tidak terkena dampak negatif dari globalisasi.



Comments

Popular Posts